Tuesday, October 4, 2016

Mengenal Kopi Robusta


Ada empat jenis kopi yang dikenal,yaitu kopi arabika, kopi robusta, kopi liberika dan ekselsa. Kelompok kopi yang dikenal memiliki nilai ekonomis dan diperdagangkan secara komersial yaitu kopi arabika dan kopi robusta.

Tanaman kopi jenis robusta memiliki adaptasi yang lebih baik dibandingkan dengan kopi jenis arabika. Areal perkebunan kopi jenis robusta di Indonesia relative luas. Pasalnya kopi jenis robusta, dapat tumbuh diketinggian  yang lebih rendah dibandingkan dengan lokasi perkebunan kopi jenis arabika.

Kopi jenis robusta yang asli sudah hampir musnah. Saat ini, beberapa jenis robusta sudah tercampur menjadi klon atau hibrida, seperti klon BP 39, BP 42, SA13, SA 34 dan SA 56. Sementara itu klon atau hibrida yang dihasilkan oleh Puslitkoka Indonesia diantaranya BP 42x, BP 234, BP 288, BP 308, BP 358, BP 409, BP 436, BP 534, BP 936, SA 203, SA 234, dan SA 237. Produksi kopi jenis Robusta secara umum dapat mencapai 800 – 2.000kg/ha/tahun (Ditjenbun,2002). Berikut karakteristik Fisik biji kopi robusta:

1.      Rendemen kopi robusta relative lebih tinggi dibandingkan dengan rendemen kopi arabika (20 – 22%)
2.      Biji kopi agak bulat.
3.      Lengkungan biji lebih tebal dibandingkan dengan jenis arabika.
4.      Garis tengah (parit) dari atas ke bawah hampir rata.
5.      Untuk biji yang sudah diolah, tidak terdapat kulit ari dilekukan atau bagian parit.

Kini tanaman kopi robusta telah berkembang pesat dan mendominasi areal tanaman kopi di Indonesia.


Share:

2 comments:


DAPATKAN SEGERA

ROK PRESSO


Rp 2.499.000,-




GRINDER ELEKTRIK
TYPE 600 N


Rp 1.000.000,-


Artikel Kami

Gaharu Coffee Shop. Powered by Blogger.